Aku ini emang aneh ya, wong perut laper malah ngetik artikel hahaha.. Jangan ditiru ya kawan, aku emang sering mengutamakan hal yang aku sukai walaupun kadang gak penting sampai lupa sama diri sendiri. Jangan ditiru :)

Wah gak kerasa nih liburan sudah hampir habis. Besok udah minggu, dan senin udah mulai masuk semester 5. Alhamdulillah semester lalu aku dapat menjalaninya dengan "lumayan" baik, walaupun hasil IP semester turun dari sebelumnya.

Aku tau, makin semester perjalanan makin berat. Aku harus bisa membagi waktu dan fikiran dengan tepat. Jangan sampai salah langkah. Soalnya amanah yang aku pegang sekarang sangatlah berat. Mengingat aku sedang mempertahankan beasiswa kampus, dan aku juga memegang jabatan yang "gak main-main" di organisasi kampus.

***

Bukannya aku bermaksud sombong atau apa, namun beasiswa kampus ini sangat fatal jika sampai aku gagal mempertahankannya. Alhamdulillah aku bersyukur menjadi penerima beasiswa ini, aku bisa kuliah di tempat yang mungkin kebanyakan hanya bisa dimasuki oleh anak dari orangtua yang "berkantong tebal". Syarat untuk mempertahankan beasiswa ini adalah memiliki IP semester minimal 3, dan alhamdulillah masih bisa aku pertahankan. Jika gagal, aku harus mencari tempat kuliah lain. Astagfirullah, jangan sampai !

Mungkin bagi sebagian kalian merasa biasa saja, tapi bagi aku ini suatu hal yang menyangkut dengan masa depan.

Amanah lain yang aku emban adalah menjadi pemimpin organisasi di kampusku. Yaitu menjadi Presma. Alhamdulillah aku sangat bersyukur bisa memegang amanah ini. Alhamdulillah ! Suatu jabatan yang bahkan tidak berani aku impikan dulu saat baru masuk kuliah. Rencana Allah memang luar biasa.

Tentu saja aku berusaha melakukan yang terbaik yang bisa aku lakukan, dengan berusaha tidak mengesampingkan tujuan akademik. Berat memang, tapi aku berusaha untuk tidak merasakan ini sebagai "beban" melainkan "amanah".

***

Jujur aku tidak menginginkan kekusasaan di organisasi atau di kampus, yang aku inginkan dari awal hanya lulus dengan nilai yang memuaskan dan mendapat pekerjaan yang layak untuk bisa menyekolahkan adikku dan membahagiakan orangtuaku. Cuma itu.

Tentu saja, masih banyak kawan-kawan di kampus yang lebih pantas, lebih bisa, dan lebih baik daripada aku untuk memegang amanah ini. Namun jika ini sudah jalannya, aku akan berusaha melakukan yang terbaik. Bagi aku, justru dengan ini setidaknya menjadi caraku untuk mengucapkan terima kasih kepada kampus yang telah memilihku sebagai salah satu penerima beasiswanya.

Sempat drop dan jatuh mental awalnya, namun Alhamdulillah banyak yang support dan menyemangatiku. Aku sangat berterimakasih sama kalian. Walaupun aku juga tau, banyak diluar sana kawan yang tidak suka atau menjelek-jelekkan aku yang sudah jelek ini. Tapi aku punya prinsip :

"Aku belajar untuk kuat dan keras karena haters (orang yang membenciku), dan aku mampu bertahan karena lovers (orang yang menyayangiku)."


 Mungkin kawan-kawan bisa menjalankan prinsip itu juga, supaya tidak mudah menyerah dalam keadaan. :)



***



Aku pernah membaca mengenai otak yang mempunyai ratusan milyar sel. Kadang sempat terfikir juga, bagaimana caranya membagi 1 milyar sel untuk fokus sama pelajaran, 1 milyar sel lagi untuk fokus sama organisasi, dll. Hahaha.

Banyak yang bilang kalau membagi waktu itu susah. Masalah utama orang yang gagal dalam organisasi dan akademik adalah karena gagal membagi waktu. Aku setuju sih.

Tapi menurut aku, justru masalahnya itu terletak pada membagi fikiran. Membagi fokus. Akan sangat mengganggu jika saat menjalankan organisasi, kita malah terfikir mengenai kuis di kelas tadi. Atau saat memperhatikan dosen mengajar, fikiran malah melayang memikirkan masalah yang dibahas saat rapat organisasi kemaren.

Justru itulah yang menyebabkan seseorang gagal dalam akademik atau organisasinya, yaitu tidak bisa membagi fikiran.

Aku memang tidak tau solusi yang tepat, mungkin kawan lebih tau. Menurut aku, ayo kita sama-sama belajar untuk membagi waktu dan membagi fikiran. Coba lupakan sejenak hal yang tidak berhubungan dengan fokus kita saat itu. Cobalah untuk pasrah dan serahkan semua urusan kita sama Allah, dan fokus lah dengan apa yang kita kerjakan saat itu.

Saat dikelas, cobalah kita untuk fokus ke pelajaran. Coba lupakan sejenak mengenai organisasi. Jika memang ada masalah gawat di organisasi dan mengganggu fikiran kita, coba serahkan dan pasrahkan sama Allah. Minta ketenangan hati dan fikiran kepadaNYA.

***

Tulisanku ini mungkin agak sedikit ngawur atau tanpa alur. Sebenarnya ini hanya untuk pelampiasan kata saja, tempat aku ingin mencurahkan kata-kata yang gak cukup jika spacenya cuma 140 karakter. *eh

Aku juga ingin mengajak diri sendiri dan kawan-kawan semua khususnya mahasiswa, untuk bisa membagi waktu dan fikiran dengan baik. Aku tau itu berat, dan susah. Tapi mencoba dan berusaha itu lebih baik daripada tidak melakukan apa-apa.

Bukan bermaksud mengajari, namun hanya mengingatkan.

Salam blogger and Welcome Semester 5 !.

7 komentar:

 
Top