Sebenarnya telat banget bicarain fenomena BBM, tapi mengingat Blackberry sendiri sudah akan resmi "menjual diri" makanya jadi pengen bahas ini lagi.





Pada tanggal 21 September lalu, seluruh pengguna smartphone Android dan iOS di dunia sedang heboh menunggu peluncuran Blackberry Mesenger yang digaungkan akan meluncur pada tanggal tersebut pukul 18.00 WIB (untuk Android Indonesia) dan tanggal 22 September pukul 01.00 (untuk iOS Indonesia).

Jujur sebenarnya aku sendiri menunggu momen tersebut, soalnya aku memang kagum sama konsep dan desain dari BBM itu sendiri. FYI, aku adalah pengguna Android SONY Xperia Miro 4.0 ICS.

Abis shalat magrib, aku langsung cek Google Play Store namun malah aplikasi BBM palsu yang 'berserak' di sana. Kecewa sih. Aku liat di kaskus, malah sudah ada aplikasi BBM.apk yang sudah bisa diunduh. Katanya sih asli tapi aku cuekin aja. Aku nunggu yang resminya nongol aja.

Beberapa jam berlalu namun si doi yang ditunggu-tunggu belum nongol juga di Play Store. Aku lalu searching dan pantau twitternya @BBM. Katanya sih masih on the way.

Kaget juga sih aplikasi BBM untuk android yang gak resmi malah sudah beredar dan "bekerja dengan baik" malam itu. Tapi tetap aku cuekin, bawa tidur aja dan nunggu besok semoga udah muncul yang resminya.

Pas besok pagi liatin twit @BBM, kaget baca statusnya yang intinya bilang kalau BBM untuk android tidak jadi release. Alasannya karena BBM.apk yang tidak resmi sudah beredar dan menambah beban server Blackberry.

Gak masuk akal kalau menurut aku, itu artinya mereka masih belum ada persiapan matang untuk menampung pengguna BBMandro. Katanya sih di BBM yang belum resmi itu masih ada bug nya sehingga mengganggu server BBM.

Kesal sama Blackberry dan RIM nya, kesal juga sama pengguna android lain yang gak sabaran dan malah membuat kekacauan -_-

Tapi yasudahlah. Hahaha.

Beberapa hari setelah itu, malah santer di media online memberitakan bahwa Blackberry akan "jual diri". Nah Lo?!
Bahkan 4500 karyawannya sudah 'dirumahkan' untuk mengurangi kerugian yang diderita BB. Kasihan sih bacanya. Tersadar kalau teknologi itu memang berkembang SANGAT PESAT, dan kalau gak punya inovasi maka kita akan kalah saing dan bakalan hancur, kayak Blackberry.

Jangan salahkan teknologi Android atau iOS. Persaingan didunia IT memang keras bro. Contoh lain aja OS Symbian-nya nokia aja udah jatuh karena BB (dulunya). Sekarang BB jatuh karena teknologi Android dan iOS. Dan si Windows phone pun tertatih-tatih mengejar lajunya 'lari' Android dan iOS.

Ambil sisi positifnya aja, yaitu jangan ketinggalan informasi, selalu ber-inovasi dan 'kepo' terhadap teknologi terbaru, biar kita pun gak kalah saing sama yang lain.

Salam Blogger !

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top